Kota Pekalongan - Jawa Tengah

Kota Pekalongan

Omah Lawang Sanga

Kota tak hanya masa kini. Juga bukan sekadar masa lalu. Kota adalah sebuah perjalanan panjang yang menautkan masa kini dengan masa lalu. Masa lalu mempersembahkan kisah-kisah keteladanan, masa kini memberi makna untuk selanjutnya dihadirkan sebagai pelajaran bagi masa depan.

Warisan ini menjadikan kehidupan yang terus berdenyut. Merembes ke segala aspek kehidupan. Sandang, pangan dan papan, ketiganya menjadi tumpuan bagi daya kreasi masyarakat yang menumbuhkan rasa memiliki, mengembangkan potensi, memperkokoh jati diri namun luwes dalam menjalin hubungan lintas budaya.

Demikianlah gambaran Kota Pekalongan, kota pesisir yang membangun kebudayaannya dengan sangat dinamis. Sifat dinamis itu terejawantahkan dalam seni arsitekturnya, Omah Lawang Sanga. Rumah sembilan pintu.

Kota Pekalongan - Jawa Tengah

  1. Filosofi Omah Lawang Sanga
  2. Tradisi Budaya Batik
  3. Kesenian tradisional Sintren
  4. Kuliner khas Kota Pekalongan: Sego Megono

Juli - Agustus 2021

Kampung Batik Kauman, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan

Pemain: 

H.M. Fauzi Hidayat sebagai Kaji Yayat

Aminingsih sebagai Bu Haji Yayat

Arief Wicaksono sebagai Jarot

Yamin sebagai Tukang Colet

Umam sebagai Tukang Mori

Solakhudin sebagai Udin

Yayak Rozak sebagai Yayak

Ike Febrianita sebagai Istri Udin

Rohman sebagai Mbah Kakung

Nanik Ts sebagai Mbah Putri

Umar Muhammad sebagai Jarot Kecil

Tantri Syaia Badra sebagai Pawang Sintren

Tri Lestari sebagai Sinden

Sarbu Rikolo sebagai Bos Kain Mori

Amigg sebagai Pemilik Warung

Alan

Julak

Teguh

 

Penari: Desy, Melinia, Tarisa, Putri, Widdy, Citra dan Bagus

Produser: Safrita

Produser Eksekutif: Sutarno

Sutradara: S. Harsana Ragil

Asisten Sutradara: Mujeb Yahya

Pengarah Kamera: Opixhitamarang

Suara: Ahmad Farid

Penyunting: Farid & Mujib

Skenario: Ribut Achwandi

Penata Cahaya: Sarbu Riyono

Musik: Wiwit Sri Kuncoro

Penata Artistik: DelicioArt

Dukungan: Pemerintah Kota Pekalongan, Omah Kreatif, Lenggah OK, ARJATI Group, Kusbiantoro (Sanggar Lestari Laras), Komunitas Film Pekalongan (KOFIKAL) dan Masyarakat Kauman

Daerah Lainnya:


1 Komentar
  • Ahmad Farid
    Diposting pada tanggal 26 November 2021 Balas

    Mantab, semoga bisa lestari dan bs dilestarikan oleh semua masyarakat, dan semoga bisa menginspirasi , semoga manfaat dan berkah

Tulis komentar

JADIKAN PKN LEBIH BAIK LAGI

Kami terus berupaya memberikan sajian acara yang berkualitas dengan mengangkat Kebudayaan Nasional untuk dapat lebih dikenal secara luas. Bantu kami menjadi lebih baik dengan mengisi survey sebagai bahan evaluasi di masa mendatang.

ISI SURVEYNYA DI SINI!