[STAR JAMMING] Nyanyian Danau Toba (Viky Sianipar, Aksan Sjuman, Reza Artamevia dan Titi DJ)

Musik adalah bagian sangat penting dalam hidup kita, satu bentuk karya cipta yang menjadi identitas kebudayaan dari suatu kelompok masyarakat. Musik menghubungkan manusia dengan cara yang tidak bisa dicapai oleh medium lain. Musik merupakan alat komunikasi yang paling universal, berisi ekspresi, cerita, waktu, doa-doa dan sejarah kehidupan.

Masyarakat Batak sangat kental dengan tradisi musiknya. Mulai dari proses kelahiran, perkawinan hingga kematian, masyarakat Batak tak bisa lepas dari musik. Upacara adat Batak selalu diisi dengan musik, yang juga menjadi medium bagi mereka untuk berkomunikasi dengan Sang Pencipta. Musik dimainkan pada saat masa bertanam padi, panen, ritual parbaringin, agama malim, hingga upacara gereja. Komposisi gondang-gondang Batak memiliki nilai-nilai etika dan cerita tentang sejarah kehidupan. Bahkan, ada tradisi Batak yang menyenandungkan ungkapan kesedihan, yang biasa dilantunkan ketika saudara atau kerabat mereka meninggal. 

Star jamming Toba berusaha memotret hal-hal di atas, merajutnya menjadi konser musik yang menjadi media pengantar untuk bercerita.

Konser ini mengkombinasikan musik dan lagu tradisional dengan musik modern. Lagu-lagu Batak merepresentasikan hubungan mereka dengan alam lingkungan tempat mereka lahir, tumbuh dan tinggal. Lagu “Oh Tano Batak,” misalnya, merupakan lagu yang menceritakan kekaguman mereka pada tanah leluhur, yang juga menjadi simbol atas perasaan cinta mereka terhadap adat dan tradisi peninggalan para leluhur. 

Lanskap yang dihadirkan dalam video adalah latar yang dekat dengan kultur tanah Batak dan manusia Toba. Antara musik dan perangkat modern dipertemukan dengan dunia tradisional, dengan alam tanah leluhur, hingga terjadilah harmonisasi.

Musisi yang hadir pada star jamming kali ini adalah musisi papan atas seperti Aksan Sjuman, Reza Artemevia, Vicky Sianipar dan Titi DJ. Dua nama terakhir adalah musisi yang punya darah batak. Bahkan, Vicky Sianipar dikenal publik musik dengan sebutan “musisi Batak” karena lirik-liriknya banyak menggunakan bahasa Batak.

Sahabat Budaya, jangan lewatkan Nyanyian Danau dan konser-konser menarik lainnya dalam rangkaian Pekan Kebudayaan Nasional 2021.


Pergelaran Lainnya:


4 Komentar
  • Bertua Sirait
    Diposting pada tanggal 24 November 2021 Balas

    Tuhan Memberkati Lae Viky, atas kontribusi dan edukasi yang sudah Lae dan kawan2 lakukan. Semoga Tuhan yang maha Kuasa menyertai langkah Lae dan kawan2. Salam dari Kota Subussalam

  • Pahala Silaban
    Diposting pada tanggal 25 November 2021 Balas

    Luar biasa karya Lae A. Sinaga ini, berkolaborasi dengan Musisi Batak yang ber Kelas Dunia yaitu, Lae Viky Sianipar dengan mengajak Artis2 DIVA Terkenal Tanah Air yang membawa dan meresapi Lagu Batak ini dengan nuansa yang penuh kedalaman makna dan unik serta indah. How amazing. Sukses berkarya terus ya Saudara2ku Yang Sangat Tetap Cinta dengan Bangso BATAK Kebanggaan. Salam salutku, dari Pahala Silaban di BOGOR

  • Morwin Sinaga
    Diposting pada tanggal 26 November 2021 Balas

    Lagu “SUAN” ini bakal melegenda di kalangan komunitas Batak Tapanuli

  • SAUT RINGO
    Diposting pada tanggal 26 November 2021 Balas

    Wahhh…. hebat, konser acara di alam terbuka Tepian Bukit Danau Toba… Pertama kalinya…. sunggun mengagumkan. Semoga dihari mendatang ada lagi acara iseperti ini Tepian Danau Toba… Horass

Tulis komentar

JADIKAN PKN LEBIH BAIK LAGI

Kami terus berupaya memberikan sajian acara yang berkualitas dengan mengangkat Kebudayaan Nasional untuk dapat lebih dikenal secara luas. Bantu kami menjadi lebih baik dengan mengisi survey sebagai bahan evaluasi di masa mendatang.

ISI SURVEYNYA DI SINI!