Jalan-Jalan

Ternyata arsitektur nusantara menyimpan kearifan yang tidak hanya bersifat lokal, bahkan terkenal sampai ke luar negeri. Salah satunya adalah konstruksi tahan gempa yang dibuat karena kita tinggal di garis cincin api yang menjadi langganan bencana gempa. Itulah mengapa, arsitektur nusantara bisa menjadi inspirasi dan sumber belajar untuk semua. Dalam kompetisi Jelajah Arsitektur Nusantara, kamu bisa membuat video untuk menyorot kelebihan-kelebihan arsitektur nusantara dan memperlihatkan mengapa inspirasi mereka masih relevan sampai hari ini.

Ketentuan Umum

  1. Kompetisi bersifat terbuka dan tidak dipungut biaya.
  2. Peserta adalah warga Negara Indonesia yang berada di dalam negeri maupun luar negeri dengan usia minimal 15 tahun.
  3. Kompetisi dilakukan di media sosial Youtube dan para finalis diharapkan siap dengan file resolusi tinggi serta mengisi data di laman web untuk penjurian tahap kedua.
  4. Hak Cipta atas karya yang diikutsertakan adalah milik peserta.
  5. Karya belum pernah diikutsertakan dalam kompetisi lainnya.
  6. Hak terbit dan reproduksi atas karya yang diikutsertakan adalah milik Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi sebagai media promosi non komersial.
  7. Bagi peserta 10 besar yang lolos ke Seleksi Tahap 2 wajib mengisi Surat Pernyataan keaslian karya dan hak guna karya yang bisa dilihat di sini.
  8. Keputusan dewan juri adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

 

Ketentuan Teknis

  1. Peserta kategori Perorangan/Kelompok (maksimal 4 orang).
  2. Karya video merupakan karya sendiri, bukan karya orang lain.
  3. Direkam dalam periode tujuh tahun terakhir.
  4. Tema Karya berhubungan dengan Arsitektur Nusantara dan kecerlangannya (kearifan lokal) dengan objek-objek antara lain berupa proses konstruksi, profil maestro (tukang tuo/empu/undagi) setempat, atau profil arsitektur nusantara.
  5. Durasi video 3 – 5 menit, menggunakan Bahasa Indonesia, jika menggunakan bahasa daerah harap menampilkan teks terjemahan.
  6. Panitia tidak membatasi peralatan produksi video yang digunakan.
  7. Karya diunggah di Youtube dengan tagar #jelajahpapanpkn #kompetisicerlang #generasicerlang #pekankebudayaannasional. Video dilengkapi sinopsis/deskripsi yang dicantumkan pada kolom caption.
  8. Peserta wajib mempublikasikan karyanya di Instagram pribadi dengan menandai (tag) akun Instagram @pekankebudayaannasional dan juga menandai (tag) lima orang teman. Sertakan tagar #jelajahpapanpkn #kompetisicerlang #generasicerlang #pekankebudayaannasional.
  9. Video menggunakan resolusi minimal  1280 x 720 pixel.
  10. Peserta bertanggung jawab penuh terhadap penggunaan materi dalam karya termasuk yang berasal dari pihak ketiga, apabila menggunakan karya orang lain wajib disertakan keterangan dari pemilik karya.
  11. Karya tidak mengandung unsur provokasi kekerasan, SARA, pornografi dan politik.
  12. Karya diperkenankan menggunakan unsur penunjang untuk menyampaikan cerita (contoh: musik, gambar, foto, teks).
  13. Panitia dan penyelenggara tidak melayani  segala bentuk tuntutan dari pihak manapun  sehubungan dengan isi foto yang dilombakan.
  14. Panitia berhak mendiskualifikasi dan membatalkan karya video pada tahap seleksi apabila tidak sesuai dengan petunjuk teknis.
  15. Tidak ada muatan iklan baik dari dunia usaha dan industri.
  16. Sepuluh karya yang lolos seleksi untuk penjurian tahap kedua diharuskan melengkapi data administratif.
  17. Keputusan dewan juri adalah mutlak dan  tidak bisa diganggu gugat.

 

Keterangan lebih lanjut dapat dilihat di Petunjuk Teknis.

Hadiah

Juara 1: 25.000.000
Juara 2: 15.000.000
Juara 3: 10.000.000

Pajak ditanggung pemenang.

Tanggal Penting

Seleksi Administrasi 10-19 September 2021
Penjurian Tahap Pertama 20-28 September 2021
Penjurian Tahap Kedua 5-6 Oktober 2021

Pengumuman 10 Besar

  1. Adat Suku Baduy: Arsitektur Nusantara (Ahmad Zulfikar Septian)
  2. Asta Kosala Kosali Sebagai Pedoman Arsitektur Bali (Bali Creative Freelance)
  3. Banua Mamasa: Short Documentary (Abdi Latief)
  4. Joglo Martoredjo: Brayut (Garuda Palaka)
  5. Kesederhanaan dan Keselarasan Arsitektur Kampung Naga (Pian Pianic)
  6. Purus: Harmonisasi Manusia dengan Alam (Prisma Vector)
  7. Rumah Kita di Laut – Kampung Bajo Mola (StudioAmarana)
  8. Solok Selatan: Nagari Saribu Rumah Gadang (Fauzi Arrahman)
  9. Tri Mandala: Arsitektur Pengendalian Pikiran (Renaissance K. Bumi)
  10. Tabing Tongkok (NH Project Pictures Academy)

 

Para peserta yang namanya tertera di atas harap untuk memperhatikan hal-hal berikut:

  1. Melengkapi data administratif di laman ini yakni: mengisi Form Pendaftaran dan Pernyataan Orisinalitas dan Hak Guna Karya. Tenggat kelengkapan data administratif: Senin, 4 Oktober 2021, pukul 09.00 WIB.
  2. Mempersiapkan presentasi tiga menit untuk Penjurian Final pada Rabu, 6 Oktober 2021, pukul 13.00 – 16.00 WIB.

Pembukaan Kompetisi

20 Juli 2021

Penutupan Kompetisi

31 Agustus 2021

Kompetisi Diperpanjang Hingga

10 September 2021

Narahubung

Kelo (087716740890)