Public
Mengembalikan Peran Sungai dalam Keseharian: Pesan Pekan Kebudayaan Nasional 2023
Melalui perhelatan Festival Lumbung Sungai, Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) 2023 kembali menekankan pentingnya melestarikan peran sungai sebagai elemen penting budaya dan kehidupan sehari-hari masyarakat, baik tentang menjaga kebersihan, kelestarian, hingga fungsi sungai dalam keseharian.

Sungai, yang seharusnya menjadi salah satu sumber kehidupan, terkadang terlupakan dalam keberagaman aktivitas perkotaan. Konservasi sungai telah menjadi bagian dari agenda Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), namun perlu partisipasi aktif dari masyarakat untuk memastikan keberlanjutan upaya ini.

Sejatinya sungai memiliki sejumlah fungsi asli yang memberikan dampak positif secara ekologis, sosial, dan ekonomi. Fungsi-fungsi ini mencakup sejumlah aspek, menjadikan sungai sebagai elemen penting dalam kehidupan alam dan masyarakat. Berikut adalah beberapa fungsi asli sungai:

1.Sumber Air Bersih:

Sungai berperan sebagai sumber utama air bersih. Proses siklus hidrologi, di mana air dari sungai menguap, membentuk awan, dan kemudian turun sebagai hujan, mendukung pemenuhan kebutuhan air bagi berbagai makhluk hidup. Manusia, hewan, dan tumbuhan sangat bergantung pada sungai sebagai sumber air bersih untuk minum, pertanian, dan keperluan sehari-hari.

2.Habitat Ekosistem:

Sungai menyediakan habitat yang sangat penting bagi keanekaragaman hayati. Berbagai spesies ikan, amfibi, serangga, dan tumbuhan hidup di sekitar sungai. Riparian atau zona pantai sungai menjadi tempat berkembang biak yang vital bagi berbagai jenis flora dan fauna, menciptakan ekosistem yang seimbang.


3.Transportasi dan Perdagangan:

Sejak zaman dahulu, sungai telah menjadi jalur transportasi yang penting. Sungai-sungai besar memberikan akses mudah ke berbagai wilayah, memfasilitasi perdagangan dan pertukaran budaya. Meskipun era modern membawa teknologi transportasi baru, sungai masih memainkan peran vital dalam perekonomian global.

4. Irigasi dan Pertanian:

Air dari sungai digunakan untuk irigasi pertanian, mendukung pertumbuhan tanaman dan meningkatkan produktivitas pertanian. Tanah yang subur di sepanjang aliran sungai menjadi pusat pertanian yang subur, menghasilkan makanan yang mendukung populasi manusia.

5. Pembentukan Lanskap:

Sungai memiliki peran dalam membentuk lanskap. Erosi dan sedimentasi yang terjadi karena aliran sungai membentuk lembah-lembah, jurang, dan dataran banjir yang kaya akan nutrisi. Proses ini menghasilkan keindahan alam yang unik dan memberikan manfaat ekologis.

6. Kegiatan Rekreasi dan Budaya:

Sungai sering kali menjadi tempat rekreasi dan kegiatan budaya. Masyarakat mengandalkan sungai untuk olahraga air, seperti berenang, kayak, dan perahu dayung. Selain itu, sungai juga sering kali memiliki nilai budaya, menjadi tempat upacara, festival, dan kegiatan sosial masyarakat.

Pentingnya Mengembalikan Peran Asli Sungai

Melalui perhelatan Festival Lumbung Sungai, Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) 2023 kembali menekankan pentingnya melestarikan peran sungai sebagai elemen penting budaya dan kehidupan sehari-hari masyarakat. Pesan yang ingin disampaikan oleh PKN 2023 adalah tentang menjaga kebersihan, kelestarian, dan fungsi sungai sesuai dengan perannya yang seharusnya. Ade Darmawan, Dewan Kurator Segala Bidang PKN 2023, mengatakan bahwa upaya ini bukan hanya tentang melestarikan sungai, tetapi juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berinteraksi dan beraktivitas di sekitar sungai yang mungkin telah terabaikan.

Dengan semangat Lumbung Sungai, PKN 2023 mengajak masyarakat untuk kembali mengakrabkan diri dengan sungai. Penutupan acara di Banjir Kanal Timur (BKT) Duren Sawit, Taman UT - Aliran Ciliwung Cisadane, menjadi ajakan untuk menghidupkan kembali keakraban dengan sungai sepanjang dua kilometer.

PKN 2023 tidak hanya berfokus pada interaksi dan kolaborasi kolektif, tetapi juga pada pembentukan nilai-nilai positif seperti kegembiraan, berbagi, menerima, memahami, dan kelestarian lingkungan. Melalui kegiatan seperti pawai sungai, layar tancap, dan pergelaran, PKN 2023 berusaha untuk melibatkan seniman, pemerintah daerah, dan masyarakat secara bersama-sama.

Kenyataan bahwa sungai di Jakarta mengalami kemunduran menjadi dasar kesadaran PKN 2023. Data dari WALHI menunjukkan bahwa sungai-sungai di Jakarta mengalami tingkat pencemaran sedang dan berat, terutama akibat masalah plastik. Keterlibatan masyarakat menjadi kunci dalam mengatasi permasalahan ini, mengurangi pencemaran sungai, dan membangkitkan kembali peran sungai dalam keseharian.

Dengan meresapi pesan dari Pekan Kebudayaan Nasional 2023, kita diingatkan bahwa tanggung jawab untuk menjaga dan mengembalikan peran sungai bukan hanya menjadi beban pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama kita sebagai masyarakat. Hanya dengan tindakan bersama, hari ini dan besok, kita dapat mengubah pandangan terhadap sungai menjadi elemen vital yang membentuk kehidupan bermasyarakat kita sebagai orang Indonesia.








© 2024, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia