Public
Mendekatkan Diri Melalui Ruang Tamu Pekan Kebudayaan Nasional 2023
Ruang tamu di Indonesia bukan hanya sebagai tempat untuk menyambut tamu, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai kebersamaan, keramahan, dan keakraban dalam kehidupan sehari-hari. Konsep ruang tamu inilah yang coba diusung oleh PKN 2023.

Dekatkan diri dengan ruang tamu: Konsep ini tidak hanya menjadi semacam ajang untuk berinteraksi di antara pelaku budaya, tetapi juga membangun jembatan komunikasi di kalangan masyarakat dan pengunjung. Harapannya, hal ini dapat membuka peluang kolaborasi dan aksi kolektif yang mendukung semangat #IndonesiaMelumbung untuk terus berkembang.

"PKN memberikan ruang dan wadah yang terbuka lebar untuk menjalin kolaborasi, tidak hanya dalam ranah seni dan kebudayaan, tetapi juga pada berbagai bidang lain yang memiliki keterkaitan dengan keduanya. Semangat Indonesia Melumbung untuk terus berkembang diharapkan tetap berlanjut setelah rangkaian PKN 2023 berakhir, menjadi sumber energi yang menginspirasi para peminat, pelaku seni, dan seluruh masyarakat di seluruh Indonesia untuk terus berkolaborasi dan berkreasi," ungkap Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek.

Dari tanggal 20 hingga 29 Oktober, mulai pukul 10.00-21.00 WIB, rangkaian pameran dan acara publik seperti lokakarya, diskusi seniman, pasar ilmu, bazaar barter, dan Festival Layar Tancap akan digelar. Kegiatan utama PKN akan berpusat di 40 titik di Jakarta, melibatkan ruang-ruang publik dan ruang komunitas untuk menciptakan pengalaman yang mendalam bagi semua peserta.


Di Balik Konsep Ruang Tamu PKN 2023

Budaya Indonesia yang memiliki kaitan erat dengan ruang tamu antara lain adalah budaya ramah tamah dan keakraban. Ruang tamu di Indonesia bukan hanya sebagai tempat untuk menyambut tamu, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai kebersamaan, keramahan, dan keakraban dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa aspek budaya yang terkait erat dengan ruang tamu di Indonesia melibatkan:

Sikap Ramah dan Hangat:

Ruang tamu di Indonesia dirancang untuk menciptakan suasana yang ramah dan hangat. Hal ini mencerminkan sikap ramah masyarakat Indonesia terhadap tamu dan orang yang datang berkunjung.

Adat Istiadat dan Tradisi:

Pada beberapa kesempatan, ruang tamu dapat menjadi tempat untuk melaksanakan adat istiadat atau tradisi tertentu, seperti upacara adat atau pertemuan keluarga yang bersifat formal.

Seni dan Kerajinan Tradisional:

Beberapa keluarga menghiasi ruang tamu mereka dengan seni dan kerajinan tradisional, seperti ukiran kayu, batik, atau anyaman. Hal ini mencerminkan kekayaan seni dan kerajinan lokal yang dihargai dalam budaya Indonesia.

Penggunaan Warna dan Motif Tradisional:

Pemilihan warna dan motif pada dekorasi ruang tamu seringkali mencerminkan kekayaan warna dan motif tradisional Indonesia. Misalnya, penggunaan batik atau motif tradisional pada bantal-bantal sofa atau karpet

Kehormatan terhadap Tamu:

Ruang tamu adalah tempat di mana kehormatan terhadap tamu menjadi sangat penting. Menyajikan makanan dan minuman kepada tamu adalah bagian dari budaya ramah-tamah dan sikap sopan santun dalam masyarakat Indonesia.

Perpaduan Elemen Tradisional dan Modern:

Desain interior ruang tamu sering mencerminkan perpaduan antara elemen-elemen tradisional dan modern, menciptakan harmoni antara warisan budaya dan perkembangan zaman.

Keseluruhan, ruang tamu di Indonesia bukan hanya sekadar ruangan fisik dalam rumah, tetapi juga merangkum nilai-nilai budaya yang dijunjung tinggi dalam masyarakat Indonesia, menyoroti keramahan, kehangatan, dan keindahan seni lokal.

© 2024, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia